TUGAS PRODUKTIF
Artikel VOIP
DI SUSUN OLEH :
NAMA : IGUSTI BAGUS SAKAH S.
KELAS : XI/TKJ-B
ABSEN : 14
Voice Over Internet Protokol
(VOIP)
VoIP adalah teknologi yang
memanfaatkan Internet Protocol untuk menyediakan komunikasi suara secara elektronis
dan real-time. VoIP mulai dikenal di Indonesia semenjak tahun 2000 dimana saat
itu sedang marak-maraknya teknologi internet. Saat itu dikenal dengan fasilitas
telepon gratis via internet dengan pengguna internet lainnya.
Voice over Internet Protocol (VoIP) melewatkan trafik suara, video
dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. jaringan IP adalah jaringan
komunikasi data yang berbasis packet switch. Trafik VoIP dibagi menjadi dua
bagian transmisi jaringan yaitu transmisi untuk signaling dan untuk RTP
(Realtime Transfer Protocol). Protokol yang digunakan unuk signaling selalu
berbasis TCP (Transfer Control Protocol) sedang untuk RTP yang digunakan adalah
protocol berbasis UDP (User Datagram Protocol). Signaling dilakukan diantara
port TCP yang sudah umum diketahui, misalkan untuk H323 menggunakan port 1720,
SIP (session Initiation Protocol) menggunakan port 5060, IAX (Inter Asterisk
Exchange) menggunakan port 4569.
Menelepon dengan menggunakan VoIP banyak keuntungannya, diantaranya adalah
dari segi biaya jelas lebih murah dari tarif telepon tradisional, karena
jaringan IP bersifat global. Sehingga untuk hubungan Internasional dapat
ditekan hingga 70%. Selain itu, biaya maintenance dapat ditekan karena voice
dan data network terpisah, sehingga IP Phone dapat ditambah, dipindah, dan
diubah dengan mudah. Hal ini karena VoIP dapat dipasang di sembarang ethernet
dan IP address, tidak seperti telepon tradisional yang harus mempunyai port
tersendiri di Sentral atau PBX.
Gambar 1 : Diagram VOIP
Untuk membuat sistem VoIP, ada beberapa variasi penyambungan. Ada koneksi
dari komputer ke komputer dengan berbekal sound card dan head-set melalui
jaringan LAN maupun internet merupakan solusi paling murah tetapi cukup
merepotkan, karena kedua sisi harus memiliki komputer dan perangkat lunak
(Softphone) yang sama. Ada juga melalui komunikasi suara dari komputer ke
pesawat telepon IP (IP Phone) maupun pesawat telepon biasa yang menggunakan
gateway atau perangkat yang disediakan oleh suatu perusahaan untuk dapat
mengakses jaringan PSTN (Public Switched Telephone Network)setempat.
Gambar 2 : Topologi jaringan VoIP .
1. Komponen VoIP
Untuk dapat melakukan komunikasi
menggunakan VoIP dibutuhkan beberapa komponen pendukung. Beberapa komponen yang
harus ada dalam VoIP, yaitu :
1. Protocol
2. VoIP
Server
3. Soft
Switch
4. SoftPhone
(Software)
5. VoIP Gateway
1.1 Protocol
Secara umum, terdapat dua teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323
dan SIP. H323 merupakan teknologi yang dikembangkan oleh ITU (International
Telecommunication Union). SIP (Session Initiation Protocol)
merupakan teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering Task Force).
a. TCP/IP
TCP/IP (Transfer Control
Protocol/Internet Protocol) merupakan sebuah protokol yang digunakan
pada jaringan Internet. Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP
dan IP. Ilustrasi pemrosesan data untuk dikirimkan dengan menggunakan protokol
TCP/IP diberikan pada gambar dibawah ini.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gambar Mekanisme protokol TCP/IP
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||
b. Application layer
Fungsi utama lapisan ini adalah
pemindahan file. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang
berbeda memerlukan suatu sistem pengendalian untuk menangatasi adanya ketidak
kompatibelan sistem file yang berbeda - beda. Protokol ini berhubungan dengan
aplikasi. Salah satu contoh aplikasi yang telah dikenal misalnya HTTP (Hypertext
Transfer Protocol) untuk web, FTP (File Transfer
Protocol) untuk perpindahan file, dan TELNET untuk terminal maya jarak
jauh.
c. TCP (Transmission Control Protocol)
Dalam mentransmisikan data pada
layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu TCP dan UDP. TCP merupakan
protokol yang connection-oriented yang artinya menjaga reliabilitas hubungan
komunikadasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirm dan
menerima segment - segment informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu
datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan komunikasi karena
melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau kesalahan kirim. Hal
ini dilakukan dengan memberikan nomor urut pada setiap yang dikirimkan dan
membutuhkan sinyal jawaban positif dari penerima berupa sinyal ACK
(acknoledgment). Jika sinyal ACK ini tidak diterima pada interval pada waktu
tertentu, maka data akan dikirikmkan kembali. Pada sisi penerima, nomor urut
tadi berguna untuk mencegah kesalahan urutan
data dan duplikasi data. TCP juga memiliki mekanisme fllow
control dengan cara mencantumkan informasi dalam sinyal
ACK mengenai batas jumlah oktet data yang masih boleh ditransmisikan pada
setiap segment yang diterima dengan sukses. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan
pada saatsignaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu call
pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data
suara pada VoIP karena pada suatu komunikasi data VoIP penanganan data yang
mengalami keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.
d. User Datagram Protocol (UDP)
UDP yang merupakan salah satu protocol
utama diatas IP merupakan transport protocol yang lebih sederhana dibandingkan
dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme
reliabilitas. Header UDP hanya berisi empat field yaitu source
port, destination port, length dan UDP checksum dimana
fungsinya hampir sama dengan TCP, namun fasilitas checksum pada
UDP bersifat opsional.
UDP pada VoIP digunakan untuk mengirimkan audio stream yang dikrimkan
secara terus menerus. UDP digunakan
pada VoIP karena pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus
lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa
memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket
yang dikirimkan. (VoIP fundamental, Davidson Peters, Cisco System, 163). Karena
UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat, maka dalam teknologi VoIP
UDP merupakan salah satu protokol penting yang digunakan sebagai header pada
pengiriman data selain RTP dan IP. Untuk
mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat
mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknolgi VoIP pengiriman data banyak
dilakukan pada private network.
e. H.323
H.323 adalah salah satu dari
rekomendasi ITU-t (International Telecommunications Union –
Telecommunications). H.323 merupakan standar yang menentukan komponen,
protokol, dan prosedur yang menyediakan layanan komunikasi multimedia. Layanan
tersebut adalah komunikasi audio, video , dan data real-time,
melalui jaringan berbasis paket (packet-based network). (Tabratas
Tharom, 2001;64) H.323 berjalan pada jaringan intranet dan jaringan packet-switchedtanpa
mengatur media jaringan yang di gunakan sebagai sarana transportasi maupun
protokol networ layer. Karakteristik terminal H.323 dapat dilihat
pada Gambar 2.7.
Gambar 2 Diagram blok
terminal berbasis H.323
Standar H.323 mengatur hal-hal sebagai berikut :
1. Video Codec (H.261
dan H.263). Video Codec bertugas mengkodekan data dari sumber
video untuk dikirimkan dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk di
tampilkan di layar penerima.
2. Audio Codec (G.711, G.722, G723, G728
dan G.729). Audio codec betugas mengkodekan data dari sumber
suara untuk dikirimkan dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk
didengarkan oleh penerima.
3. Data channel mendukung aplikasi-aplikasi
seperti electronic whiteboard, dan kolaborasi aplikasi.
Sttandar untuk aplikasi-aplikasi seperti ini adalah standar T.120 . Aplikasi
dan protokol yang berbeda tetap dapat dijalankan dengan negosiasi menggunakan
standar H.245
4. Sistem control
unit (H.245 dan H.225.0) menyediakan signalling yang
berkaitan dengan komunikasi antar terminal H.323.
5. H.225.0 layer memformat
data video, suara, data , dan informasi kontrol lain sehingga dapat dikirimkan
melalui LANInterface sekaligus menerima data yang telah diformat
melalui LAN Interface. Sebagai tambahan, layer ini
juga bertugas melakukan error detection, error correction , dan frame
sequencing agar data dapat mencapai tujuan sesuai denagn kondisi saat
data dikirimkan. LAN interface harus menyediakan koneksi yang
handal. Untuk flow control danunreliable data channel
connection (misal: UDP) dapat digunakan untuk pengiriman audio dan video
channel.
f. SIP (Session Initiation Protocol)
SIP adalah suatu signalling protocol pada layer aplikasi
yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang
melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia adalah pertukaran data
antar pengguna yangbisa meliputi suara, video, dan text. SIP tidak menyediakan
layanan secara langsung , tetapi menyediakan pondasi yangdapat digunakan oleh
protokol aplikasi lainnya untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi
pengguna, misalnya dengan RTP (Real Time Transport Protocol) untuk
transfer data secara real-time, dengan SDP (Session Description
Protocol) untuk mendiskripsikan sesi multimedia , dengan MEGACO (Media
Gateway Control Protocol) untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch
Telephone Network).
Meskipun demikian, fungsi dan operasi dasar SIP tidak tergantung pada
protocol tersebut. SIP juga tidak tergantung pada protokol layer
transport yang digunakan. Pembangunan suatu komunikasi multimedia
dengan SIP dilakukan melalui beberapatahap :
1. User Location adalah
menentukan lokasi pengguna yang akan berkomunikasi.
2. User
Availabilityi adalah menentukan tingkat keinginan pihak yang dipanggil
untuk terlibat dalam komunikasi.
3. User Capability adalah
menentukan media maupun parameter yang berhubungan dengan media yang digunakan
untuk komunikasi.
4. Session Setup adalah
pembentukan hubungan antara pihak pemanggildengan pihak yang dipanggil.
5. Session
management yaitu meliputi transfer, modifikasi, dan pemutusan sesi.
Secara garis besar SIP merupakan protokol yang digunakan dalam untuk membangun,
memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi. Penggunaan protokol codec video ,
audio dan Real-time Protocol dengan H.323 tetap sama, hanya
berbeda dalam sesisignallingsambungan VoIP
Protokol
lain yang juga sempat populer adalah MGCP (Media Gateway Control Protocol).
Protokol ini lebih sering digunakan untuk mengontrol titik komunikasi di VoIP.
MGCP memiliki feature tambahan yang unik, yakni Call Waiting.
1.2 VoIP Server
VoIP
Server adalah bagian utama dalam jaringan VoIP. Perangkat ini memang tidak
wajib ada di jaringan VoIP, tetapi sangat dibutuhkan untuk dapat menghubungkan
banyak titik komunikasi server. Perangkat ini dapat digunakan untuk
mendefinisikan jalur dan aturan antar terminal. Selain itu VoIP server juga
bisa menyediakan layanan-layanan yang biasa ada di perangkat PBX (Private
Branch Exchange), voice mail, Interactive Voice Response (IVR), dan lain-lain.
Beberapa jenis SoftSwitch juga menyediakan fasilitas tambahan untuk dapat
berkomunikasi dengan SoftSwitch lain di internet. Ada beberapa SoftSwitch yang
dapat anda pilih untuk membangun jaringan VoIP sendiri, semuanya memiliki
lisensi gratis. Contoh dari VoIP server ini adalah Asterisk.
1.3 Packet Switch
Telepon analog yang biasa digunakan di
rumah menggunakan teknologi Circuit Switching. teknologi ini masih digunakan
sebagai standar baku jaringan telepon di beberapa negara termasuk indonesia
meskipun jauh dari efisien.
Konsep dasar penggunaan Circuit
Switching yaitu sebuah jalur komunikasi akan dibuka dan dipesan selama terjadi
komunikasi. Jalur komunikasi yang ada akhirnya menjadi eklusif dimiliki oleh
dua titik yang menggunakannya. Contoh, anda tinggal di Jakarta dan hendak
menelepon kerabat yang berada di Surabaya. Selama proses komunikasi antara anda
dan kerabat terjadi, jalur telepon dari jakarta ke surabaya adalah eklusif
milik anda dan lawan bicara. Alhasil biaya pun memebengkak karena anda harus
membayar jalur telepon tadi.
Konsep berbeda ditawarkan VoIP. Seluruh
data yang lalu-lalang di Internet menggunakan konsep Packet Switching. artinya
jalur yang anda gunakan untuk berselancar di internet bukan eklusif milik
sendiri. Packet Switching memungkinkan jalur data digunakan oleh banyak
pengguna. Agar tidak salah alamat, paket data diberi identitas khusus sehingga
perangkat pendukung seperti router dapat meneruskannya (switched) ke tujuan
akhir. Packet Switch menjadi alasan utama mengapa komunikasi suara menggunakan
Internet Protocol (IP) memiliki perbedaan biaya yang jauh lebih rendah.
Coder-decoder (Codec)
Agar apat melewati jalur Packet Switch
dengan baik, VoIP memebutuhkan proses coder dan decoder. Proses ini
mengkonversi sinyal audio menjadi data digital yang dipadatkan (kompresi) untuk
kemudian dikirim lewat jalur internet. Di titik lain, data dikembangkan lagi
(dekompresi), dan diubah menjadi sinyal analog.
Konversi codec bekerja dengan cara memotong
bagian sinyal (sampling) audio dalam jumlah tertentu perdetiknya. Sebagai
contoh, codec G.711 melakukan sampling audio sebanyak 64.000 kali per detiknya.
Jika data hasil kompresi berhasil diterima di titik lain, proses selanjutnya
adalah melakukan perakitan ulang. Data yang dirakit tidak selengkap data saat
pertama kali dikirim, ada beberapa bagian yang hilang. Akan tetapi bagian yang
hilang sangat kecil sehingga tidak terdeteksi oleh telinga manusia.
Codec juga bekerja menggunakan
alogaritma tertentu untuk membantunya memecah, mengurutkan, mngkompresi, dan
merakit ulang audio data yang ditransmisikan. Salah satu alogaritma yang
populer digunakan dalam teknologi VoIP adalah CS-ACELP (Conjugate-Structure
Algebraic-Code-Excited Linear Prediction).
Pemilihan codec sangat berpengaruh pada
penggunaan bandwidth jaringan nantinya. Makin baik codec melakukan sampling,
makin efisien juga jalur yang digunakan. Kualitas akhir suara juga harus
diperhatikan agar tidak sekadar cepat, codec juga harus menghasilkan sinyal
audio yang baik. Beberapa codec lainnya : G.723.1, G.729, G.726, G.728, GSM,
iLBC
1.4 SoftPhone
Selain berupa telepon utuh (hardware),
perangkat telepon juga bisa berbentuk software. Di dunia VoIP, perangkat ini
disebut SoftPhone. Softphone memiliki jenis yang beragam baik dari kemampuan
dan lisensi. Saat ini banyak Softphone yang disebarkan dengan lisensi gratis.
Bahkan ada yang menyediakan lisensi software gratis sekalligus layanan jaringan
VoIP -nya. SkyPe salah satu penyedia Softphone Cuma-Cuma, sekaligus layanan
PC-to-PC call yang prima. SoftPhone Skype ini hanya bisa bekerja di jaringan
milik Skype. Jika ingin membuat jaringan sendiri harus menggunakan Softphone
jenis lain. Softphone lain diantaranya adalah X-Lite, IAX-Lite, MyPhone. X-Lite
merupakan softphone untuk VoIP yang berjalan melalui protokol SIP. Selain
suara, X-Lite juga bisa digunakana untuk saling berkirim text dan video.
IAX-Lite merupakan softphone yang
berjalan melalui protokol IAX. IAX merupakan protokol signaling yang
dikembangkan oleh pembuat Asterisk (IP PBX). Untuk protokol H323 dapat
menggunakan MyPhone.
1.5 VoIP Gateway
Gateway digunakan untuk
menghubungkan dua jaringan yang berbeda yaitu antara j aringan H.323 dan jaringan non H.323, sebagai contoh
gateway dapat menghubungkan dan menyediakan komunikasi antara
terminal H.233 dengan jaringan telepon , misalnya: PSTN. Dalam menghubungkan
dua bentuk jaringan yang berbeda dilakukan dengan menterjemankan
protokol-protokol untuk call setup dan release serta
mengirimkan informasi antara jaringan yang terhubung dengan gateway. Namun
demikian gateway tidak dibutuhkan untuk komunikasi antara dua
terminal H.323.
2. Jenis
Metode Layanan VOIP
Ketiga metode di atas adalah metode yang dapat dipakai oleh pengguna untuk
melakukan / menggunakan layanan VOIP
2.1 ATA
ATA adalah metode paling umum
untuk menggunakan layanan VOIP yaitu menggunakan alat yang bernama ATA yang
memungkinkan kita menyambungkan telepon konvensional ke PC atau internet untuk
melakukan VOIP
2.2 IP PHONES
IP PHONES yaitu telepon yang
sudah memiliki port RJ-45 untuk langsung di sambungkan ke router guna melakukan
panggilan VOIP.
2.3 PC to PC
PC to PC seperti namanya saja
kita sudah dapat membayangkan, yaitu panggilan VOIP yang dilakukan menggunakan
PC dengan perlengkapan microphone, speaker, dan software yang di sediakan para
developer komunikasi VOIP ini contoh : Skype dan InterVoip. User tidak membayar
satu sen pun dalam melakukan panggilan antarpengguna sesama layanan.
Aplikasi VoIP dan Keamanannya
1 Salah satu aplikasi VoIP
yang tersedia adalah Skype. Skype
adalah ''software'' aplikasi
komunikasi suara berbasis IP melalui internet antara sesama pengguna Skype.
Pada saat menggunakan Skype maka pengguna Skype yang sedang online akan mencari
pengguna Skype lainnya lalu mulai membangun jaringan untuk menemukan
pengguna-pengguna lainnya. Skype memiliki berbagai macam fitur yang dapat
memudahkan penggunanya. Skype juga dilengkapi dengan SkypeOut dan SkypeIn yang
memungkinkan pengguna Skype untuk berhubungan dengan pengguna telepon
konvensional dan telepon
genggam.
2 Skype menggunakan
protokol HTTP untuk
berkomunikasi dengan Skype server untuk otentikasi username/password dan
registrasi dengan Skype directory server. Versi modifikasi dari protokol HTTP
digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama Skype client. Keuntungan yang
dimiliki aplikasi ini adalah tersedianya layanan keamanan dalam pentransmisian
data yang berupa suara. Layanan keamanan yang diberikan adalah sebagai berikut :
3 Privacy
4 Skype menggunakan AES
(Advanced Encryption Standard) 256-bit untuk
proses enkripsi dengan total probabilitas percobaan kunci (brute-force attack)
sebanyak 1,1 x E-77 kali, sedangkan untuk proses pertukaran kunci (key
exchange) simetriknya menggunakan RSA 1024-bit. Public key pengguna akan
disertifikasi oleh Skype server pada saat login dengan
menggunakan sertifikat RSA 1536 atau 2048-bit. Skype secara otomatis akan
mengenkripsi semua data sebelum ditransmisikan melalui internet.
5 Authentication
6 Setiap pengguna Skype
memiliki sebuah username dan sebuah password. Dan setiap username memiliki
sebuah alamat e-mail yang teregistrasi. Untuk masuk ke sistem Skype , pengguna
harus menyertakan pasangan username dan passwordnya. Jika pengguna lupa
password tersebut maka Skype akan mengubahnya dan mengirimkan password yang
baru ke alamat e-mail pengguna yang sudah teregistrasi. Pendekatan ini dikenal
dengan E-mail Based Identification and Authentication. Dikarenakan Skype
merupakan sistem komunikasi suara maka setiap penggunanya dapat secara langsung
mengidentifikasi lawan bicaranya melalui suaranya.
Keuntungan VoIP
- Biaya lebih
rendah untuk sambungan langsung jarak jauh. Penekanan utama dari VoIP
adalah biaya. Dengan dua lokasi yang terhubung dengan internet maka biaya
percakapan menjadi sangat rendah.
- Memanfaatkan
infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Berguna jika
perusahaan sudah mempunyai jaringan. Jika memungkinkan jaringan yang ada
bisa dibangun jaringan VoIP dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya
bulanan untuk penambahan komunikasi suara.
- Penggunaan
bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Dengan majunya
teknologi penggunaan bandwidth untuk voice sekarang ini menjadi sangat
kecil. Teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar
8kbps bandwidth.
- Memungkinkan
digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya
gateway bentuk jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX yang ada
dikantor. Komunikasi antar kantor bisa menggunakan pesawat telepon biasa
- Berbagai
bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh
di Indonesia adalah VoIP Rakyat.
- Variasi
penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP
phone handset
Kelemahan dari VoIP
- Kualitas
suara tidak sejernih jaringan PSTN. Merupakan efek
dari kompresi suara dengan bandwidth kecil maka akan ada penurunan
kualitas suara dibandingkan jaringan PSTN konvensional. Namun jika koneksi
internet yang digunakan adalah koneksi internet
pita-lebar / broadband seperti Telkom
Speedy, maka kualitas suara akan jernih - bahkan lebih
jernih dari sambungan Telkom dan tidak terputus-putus.
- Ada jeda
dalam berkomunikasi. Proses perubahan data menjadi suara, jeda jaringan,
membuat adanya jeda dalam komunikasi dengan menggunakan VoIP. Kecuali jika
menggunakan koneksi Broadband (lihat di poin atas).
- Regulasi
dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik
Telkom.
- Jika belum
terhubung secara 24 jam ke internet perlu janji untuk saling berhubungan.
- Jika
memakai internet dan komputer di belakang NAT (Network Address
Translation), maka dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP
tersebut berjalan
- Tidak
pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
- Peralatan
relatif mahal. Peralatan VoIP yang menghubungkan antara VoIP dengan PABX
(IP telephony gateway) relatif berharga mahal. Diharapkan dengan makin
populernya VoIP ini maka harga peralatan tersebut juga mulai turun
harganya.
- Berpotensi
menyebabkan jaringan terhambat/Stuck. Jika pemakaian VoIP semakin banyak,
maka ada potensi jaringan data yang ada menjadi penuh jika tidak diatur
dengan baik. Pengaturan bandwidth adalah perlu agar jaringan di perusahaan
tidak menjadi jenuh akibat pemakaian VoIP.
- Penggabungan
jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan dalam
sistem penomoran.
• Cara kerja VOIP :
Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan. Untuk Pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan secara digital yaitu sebelum dikirim data yang berupa sinyal analog diubah ke bentuk data digital dengan ADC (Analog to Digital Converter), kemudian ditransmisikan, dan di penerima dipulihkan kembali menjadi data analog dengan DAC (Digital to Analog Converter). Begitu juga dengan VoIP, digitalisasi voice dalam bentuk packets data, dikirimkan dan di pulihkan kembali dalam bentuk voice di penerima. Format digital lebih mudah dikendaika, dalam hal ini dapat dikompresi, dan dapat diubah ke format yang lebih baik dan data digital lebih tahan terhadap noise daripada analog. Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VOIP adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai sound card yang dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungan software khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi VOIP satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama dalam VOIP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara. Pada perkembangannya, sistem koneksi VOIP mengalami evolusi. Bentuk peralatan pun berkembang, tidak hanya berbentuk komputer yang saling berhubungan, tetapi peralatan lain seperti pesawat telepon biasa terhubung dengan jaringan VOIP Jaringan data digital dengan gateway untuk VoIP memungkinkan berhubungan dengan PABX atau jaringan analog telepon biasa. Komunikasi antara komputer dengan pesawat (extension) di kantor adalah memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan Cuma suara saja. Bisa berbentuk tulisan (chating) atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk Video Conference. Dalam bentuk yang lebih lanjut komunikasi ini lebih dikenal dengan IP Telephony yang merupakan komunikasi bentuk multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunkasi suara (VoIP). Keluwesan dari VoIP dalam bentuk jaringan, peralatan dan media komunikasinya membuat VoIP menjadi cepat popular di masyarakat umum.
• Gambar Cara kerja VOIP :
Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan. Untuk Pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan secara digital yaitu sebelum dikirim data yang berupa sinyal analog diubah ke bentuk data digital dengan ADC (Analog to Digital Converter), kemudian ditransmisikan, dan di penerima dipulihkan kembali menjadi data analog dengan DAC (Digital to Analog Converter). Begitu juga dengan VoIP, digitalisasi voice dalam bentuk packets data, dikirimkan dan di pulihkan kembali dalam bentuk voice di penerima. Format digital lebih mudah dikendaika, dalam hal ini dapat dikompresi, dan dapat diubah ke format yang lebih baik dan data digital lebih tahan terhadap noise daripada analog. Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VOIP adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai sound card yang dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungan software khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi VOIP satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama dalam VOIP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara. Pada perkembangannya, sistem koneksi VOIP mengalami evolusi. Bentuk peralatan pun berkembang, tidak hanya berbentuk komputer yang saling berhubungan, tetapi peralatan lain seperti pesawat telepon biasa terhubung dengan jaringan VOIP Jaringan data digital dengan gateway untuk VoIP memungkinkan berhubungan dengan PABX atau jaringan analog telepon biasa. Komunikasi antara komputer dengan pesawat (extension) di kantor adalah memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan Cuma suara saja. Bisa berbentuk tulisan (chating) atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk Video Conference. Dalam bentuk yang lebih lanjut komunikasi ini lebih dikenal dengan IP Telephony yang merupakan komunikasi bentuk multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunkasi suara (VoIP). Keluwesan dari VoIP dalam bentuk jaringan, peralatan dan media komunikasinya membuat VoIP menjadi cepat popular di masyarakat umum.
• Gambar Cara kerja VOIP :